Baca Berita

Evaluasi Pemanfaatan Alsintan Pasca Panen

Oleh : | 13 Oktober 2017 | Dibaca : 31 Pengunjung

Sumber Foto : (HumasGianyar)

Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar menggelar pertemuan dengan para pekaseh membahas mengenai evaluasi pemanfaatan alsintan pasca panen 2017, di Ruang Pertemuan Dinas pertanian Kabupaten Gianyar, (10/10).

Alat dan mesin pertanian mempunyai peranan penting dan strategis dalam rangka mendukung pemenuhan produksi pertanian yg terus meningkat sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk, menurunnya daya dukung lahan, rendahnya intensitas pertanaman, dan kepemilikan alsintan secara individu yang kurang menguntungkan.  Hal ini mutlak diperlukan, dikarenakan Alsintan dapa tmempercepat dan meningkatkan mutu pengolahan tanah, penyediaan air, meningkatkan intensitas Pertanaman (IP), mengurangi kehilangan hasil, menjaga kesegaran dan keutuhan, meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan produk komoditas pertanian dan melestarikan fungsi lingkungan.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, I Wayan Suarta menghimbau kepada seluruh Subak yang telah mendapatkan bantuan alsintan agar mampu memanfaatkan secara maksimal. Pemanfaatan Alsintan secarabaik dapat meningkatkan pendapatan petani karena dengan bantuan mesin dapat mengurangi biaya dan mengefisienkan tenagakerja yang ada. Lebih lanjut ia juga menghimbau agar Subak mendirikan sekaa panen atauUsaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA) untuk meningkatkan pendapatan Subak. Subak kedepannya diharapkan mampu meningkatkan intensitas penanaman (IP) agar mampu melakukan penanaman diatas dua kali dalam setahun.

Penyuluh Pertanian Madia Kabupaten Gianyar Made Putra mengatakan sukses UPJA tidak terlepas dari Kelembagaan yang baik, Program Kerja yang jelas dan Keuangan yang transparan karena kepercayaan akan timbul jika ada transparansi dalam suatu kelembagaan. Ia juga menghimbau agar rapat subak diadakan rutin setiap bulan sebagai ajang bertukar pikiran antar anggota subak dan pengurus subak, serta subak diharapkan mampu berdayakan setiap kelompok subak agar eksistensi subak tetap terjaga dan produktivitas dapat ditingkatkan.

Kepala kelompok tani Sejahtera Desa Jasan Rena yang juga menjadi barigade pasca panen Kabupaten Gianyar siap mendatangi subak yang ingin memanfaatkan jasanya dapam proses pasca panen. Ia juga menyampaikan keluhan akan kesulitan mendapatkan suku cadang dari alat pasca panen yang diberikan pemerintah. Penggunaan alat dalam kaitan pasca panen sangat membantu mempercepat proses pemanenan dan mengurangi lose dari panen. Ia dan pekaseh  lainnya berharap agar kedepannya mendapatkan bantuan benih unggul dari pemerintah melalui bantuan bersubsidi atau secara gratis.  (HumasGianyar)


Oleh : | 13 Oktober 2017 | Dibaca : 31 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :