Baca Berita

Penilaian Lomba GRSSIB di RSUD Sanjiwani Gianyar

Oleh : | 31 Agustus 2017 | Dibaca : 122 Pengunjung

Sumber Foto : (HumasGianyar)

Zero Materna dan Neonatal Death merupakan upaya dari RSUD Sanjiwani Gianyar dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan Angka Kematian bayi (AKB). Harapannya adalah AKI dan AKB nol atau tidak ada kematian, namun paling tidak menurunkan serendah-rendahnya. Hal ini ditegaskan oleh Ketua GRSSIB RSUD Sanjiwani Gianyar, dr. Chandra Giram S.POG pada penilaian lomba GRSSIB tingkat Provinsi Bali, di RSUD Sanjiwani Gianyar, (30/8).

Dari tahun ke tahun, RSUD Sanjiwani selalu berbenah dan berupaya meningkatkan pelayanan terhadap peningkatan kualitas hidup perempuan khususnya pada ibu bersalin, melahirkan dan nifas serta penurunan angka kematian bayi baru lahir.  Disamping program yang telah berjalan, tahun ini menurut dr. Chandra Giram S.POG, tim GRRSIB Sanjiwani juga memanfaatkan media sosial facebook, BBM, WA, twitter, call center dan website untuk berkomunikasi sekaligus menginfokan program pada masyarakat.

“Setiap hari kami usahakan mengupdate informasi pelayanan yang kami berikan pada masyarakat, dan masyarakat dapat berinteraksi langsung pada kami para dokter dan paramedis dengan menakan segala sesuatu seputar kesehatan ibu, bayi dan berbagai pelayanan di RSUD Sanjiwani Gianyar,” tegas dr. Candra Giram.

Dengan moto Zero Materna dan Neonatal Death semua berkomitmen mulai dari Pemerintah Kabupaten Gianyar, Rumah sakit negeri maupun swasta, puskesmas untuk menurunkan AKI dan AKB di Kabupaten Gianyar. Apalagi tahun 2018 nanti RSUD Sanjiwani Gianyar akan memiliki gedung yang baru, yang dilengkapi dengan berbagai fasilitan pelayanan yang lebih lengkap. Dengan 6 orang dokter spresialis kandungan dan 6 orang dokter spesialis anak, ditambah ruangan bersalin yang bersih dan nyaman, sarana dan prasarana yang cukup canggih dan lengkap, menurut dr. Chandra Giram dapat menjadi nilai plus dalam lomba GRRSIB.

Selain pelayanan di atas, RSUD Sanjiwani juga menjalin kerjasama yang baik dengan puskesmas di seluruh kabupaten Gianyar. Bahkan untuk memberikan apresiasi atas kerjasama itu RSUD Sanjiwani memberi penghargaan berupa GRRSIB Sajiwani Reward pada puskesmas rujukan terbaik. Dan tahun ini untuk pertamakalinya sejak dicetuskan, penghargaan rujukan terbaik ini diberikan pada UPT Kesmas Payangan sebagai Fasilitas Kesehatan Perujuk Terbaik di Kabupaten Gianyar. Penghargaan yang diserahkan oleh kadis Kesehatan Kabupaten Gianyar, dr. I.A Cahyani Widyawati ini diterima langsung oleh Kepala UPT Kesmas Payangan, dr. IGN Gede Putera.

Dr. Chandra Giram menambahkan untuk kriteria puskesmas ini dinilai dengan menggunakan scoring yang disebut dengan sanjiwani scoring. Kriterianya adalah melalui 3 (tiga) Tepat dan 2 Lengkap. Tiga tepat meliputi tepat waktu, tepat tata laksana awal dan tepat sasaran. dan 2 lengkapnya adalah adalah lengkap rujukan dan lengkap komunikasi.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kabupaten Gianyar,dr. I.A Cahyani Widyawati menambahkan untuk tahun ini Pemkab. Gianyar telah melakukan revitalisasi gedung IGD dan pliklinik yang rencananya akan mulai beroperasi pada awal tahun 2018. Sehingga kelengkapan infrastruktur, sarana dan prasarana terkait kesiapan RSUD Sanjiwani sebagai pusat rujukan  dan GRSSIB dapat berjalan lebih optimal.

Ketua Tim Penilai Lomba GRSSIB Provinsi bali, dr. Ni Made Laksmiwati mengatakan moto Zero Materna dan Neonatal Death, dapat berjalan sesuai harapan. Karena saat ini RSUD Sanjiwani telah didukung oleh dokter, paramedis dan sarana dan prasana yang baik. (HumasGianyar)


Oleh : | 31 Agustus 2017 | Dibaca : 122 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :