Detail Berita

Karang Taruna Kerta Raharja Wakil Kabupaten Gianyar

  • Rabu 27 Juni 2012
  • Dibaca: 416 Pengunjung
Karang Taruna Kerta Raharja Wakil Kabupaten Gianyar
Agrowisata dan konservasi alam adalah program yang dikembangkan Karang Taruna Kerta Raharja sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh wilayah Kecamatan Payangan dalam mewujudkan program pemerintah Kabupaten Gianyar One Village One Product (OVOP). Hal tersebut diungkapkan Ketua Karang Taruna Kerta Raharja, I Wayan Artawa pada seleksi Karang Taruna Berprestasi Tingkat Provinsi Bali di Wantilan Pura Bale Agung Desa Kerta Payangan (26/6). Lebih lanjut Wayan Artawa menjelaskan Karang Taruna Kerta Raharja mempunyai program unggulan, yaitu: mengembangkan konservasi alam dan pelestarian serta menciptakan ekonomi kreatif untuk mewujudkan One Village One Product (OVOP), Menjadikan Desa Kerta sebagai Pusat kunjungan agrowisata. Dalam mewujudkan program tersebut, Karang Taruna Kerta Raharja menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, yakni: Badan Lingkungan Hidup dan Fakultas UNUD dalam pengadaan bibit bamboo, Sekar Bumi Florist dalam penyaluran tenaga kerja, Ternak sapi Pade Liang dalam perekrutan anggota kelompok dan penyuluhan pemberdayaan sapi, Toko Mawar dalam penjualan kopi jahe dan olah basah, Agrowisata Tumpang Sari dalam produsen dan pengolahan kopi jahe dan kopi basah, Koperasi Desa Kerta Astiti Praja dalam pengadaan tong sampah serta Bimbel Wiata grup dalam pendidikan dan pelatihan. Ditambahkan Karang taruna Karta Raharja yang berdiri tahun 1990, memiliki anggota 2930 orang dan 33 orang pengurus yang berasal dari pengurus seka Teruna se-Desa Kerta. Dalam kesempatan itu Bupati Gianyar, Tjokoda Oka Artha Ardhana Sukawati menjelaskan Karang Taruna Kerta Raharja, Desa Kerta Kecamatan Payangan menjadi duta Kabupaten Gianyar pada seleksi Karang Taruna Berprestasi Tingkat Kabupaten Gianyar setelah melewati seleksi dan hasil evaluasi oleh Tim Pembina Karang Taruna Kabupaten Gianyar. Bupati berharap Karang Taruna sebagai mitra pemerintah (kepala desa) dalam pembentukan kaderisasi untuk lebih profesional dalam berperan sebagai motor pemberdayaan dan pemandirian ekonomi di desa dengan mengembangkan potensi wilayahnya. Melalui pelaksanaan lomba karang taruna diharapkan menjadi ajang evaluasi dan sekaligus pembinaan bagi generasi muda desa dalam sumbangsihnya untuk menanggulangi permasalahan sosial. Ketua tim penilai Karang Taruna Tingkat Provinsi Bali, I Gusti Made Bagiadi menuturkan, Karang Taruna Kerta Raharja sedikit berbeda dengan karang taruna di kabupaten lain kerena mengembangkan agrowisata dan konservasi alam dalam programnya. Hal tersebut sangat positif karena sejalan dengan program pemerintah Kabupaten Gianyar. Indikator yang menjadi penilaian salah satunya adalah komitmen karang taruna dalam penyelesaian permasalahan generasi muda, kekompakan antar karang taruna serta komitmen masyarakat dan pemerintah setempat dalam mensukseskan program pembinaan Karang taruna. Di Provinsi bali terdapat 696 organisasi Karang Taruna, yang menjadi wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dari, oleh dan untuk masyarakat dan berpotensi untuk pengembangan SDM yang handal dalam pembangunan dan persaingan global. (Humas Gianyar)

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita