A. Penduduk
Dizaman era otonomi daerah sekarang ini penduduk merupakan objek dan subyek pembangunan yang sangat potensial untuk bisa mengembangkan dan menggali potensi daerah yang ada. Penduduk yang besar tidak saja merupakan aset dalam pembangunan tetapi juga bisa merupakan bumerang dalam menjalankan pembangunan tetapi juga bisa merupakan bumerang dalam menjalankan pembangunan daerah, hal ini dapat disebabkan oleh karena masih cukup tingginya jumlah penduduk yang SDM masih rendah, sehingga menyebabkan beban bagi pelaksanaan pembangunan.
Penduduk Kabupaten Gianyar berdasarkan hasil Sensus Penduduk tiga dasa warsa (1980, 1990 dan 2000) menunjukan tedensi yang meningkat yaitu jumlah penduduk Gianyar Tahun 1980 sebesar 306.129 jiwa, tahun 1990 sebesar 336.738 jiwa dan pada tahun 2000 sebesar 393.1555 jiwa jadi selama tiga dasa warsa penduduk Gianyar bertambah sebanyak 84.563 jiwa, jadi setiap tahunnya jumlah penduduk Gianyar bertambah sebanyak 2.819 jiwa. Berdasarkan hasil Susenas Penduduk tahun 2005. Jumlah penduduk Gianyar sebesar 429.395 jiwa tersebar di 7 Kecamatan.
Perkembangan Penduduk Kabupaten Gianyar yang cenderung meningkat ini dapat dilihat dari angka Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) sebagai berikut
- Tahun 1971-1980 laju pertumbuhannya sebanyak 1,33%
- Tahun 1980-1990 laju pertumbuhannya sebanyak 0,96%
- Tahun 1990-2000 laju pertumbuhannya sebanyak 1,56%
Tahun 2000-2005 laju pertumbuhannya sebanyak 1,78 %.
Kalau kita lihat data perkembangan LPP Kabupaten Gianyar di atas, untuk periode 1980 ke 1990 terjadi penurunan laju pertumbuhan penduduk sebanyak 0,37%. Hal ini disebabkan antara lain berkat keberhasilan program Keluarga Berencana (KB), program transmigrasi dan migrasi masuk lebih kecil dari migrasi keluarnya.
Laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Gianyar dalam dua dekade terakhir (1980-1990) dan (1990-2000) mengalami peningkatan yang cukup tinggi dari 0,96% menjadi 1,56% per tahun. Demikian pula pada setiap kecamatan, laju pertumbuhan penduduk bervariasi berkisar antara 1,05% hingga 2,11% per tahun. Laju pertumbuhan penduduk tertinggi adalah Kecamatan Sukawati dan terendah Kecamatan Gianyar Pertumbuhan penduduk tahun 2000 lebih merata dibandingkan tahun 1990 karena seluruh kecamatan laju pertumbuhannya di atas 1%, sedangkan tahun 1990 ada kecamatan yang laju pertumbuhan penduduknya minus (negatif) yaitu Kecamatn Payangan (-0,04%). Berdasarkan hasil Susenas Tahun 2005 laju pertumbuhan penduduk 2000-2005 menunjukan LPP disetiap Kecamatan merata sebesar 1,78 dibandingkan dengan periode sebelumnya 1990-2000 sebesar 1,56 naik menjadi 1,78 pada periode 2000-2005 mengalami peningkatan sebesar 0,22 point.
Perkembangan Laju Pertumbuhan Penduduk per-kecamatan dalam tahun 1980-1990 dan tahun 1990-2000. Data selengkapnya terlihat dalam tabel 1.
Komponen-komponen yang menentukan pertumbuhan penduduk bukan saja pada pertumbuhan alami (natural increase) yang disebabkan oleh kelahiran dan kematian, juga disebabkan oleh pertumbuhan sosial (social increase) yaitu migrasi penduduk.
Keberadaan penduduk Gianyar sangat bervariasi, dengan tingkat penyebaran yang kurang merata di tujuh kecamatan yang ada. dari hasil Susenas 2005 menunjukan jumlah penduduk Gianyar sebesar 429.395 jiwa, meningkat sebanyak 36.240 jiwa dalam kurun waktu 5 tahun dibandingkan tahun 2000 sebesar 393.155 jiwa.
Mata pencaharian penduduk Kabupaten Gianyar yang berumur 15 tahun ke atas domain pada sektor industri sebagai mata pencaharian, kemudian diikuti oleh sektor pertanian tanaman pangan, sektor jasa, sektor lainnya.
B. Kepadatan
Luas wilayah Kabupaten Gianyar 368.00 Km² atau 6,53% dari luas Pulau Bali, tersedia di 7 (tujuh) kecamatan seperti Kecamatan Sukawati 55,02 km². Kecamatan Blahbatuh 75,88 km², Kecamatan Gianyar 42,38 km², Kecamatan Tampaksiring 42,63 km², Kecamatan Kecamatan Ubud 39,70 km², Kecamatan Tegallalang 61,80 km² dan Kecamatan Payangan 50,59 km². Penyebaran penduduk Gianyar sesuai hasil Susenas 2005 menunjukkan kecamatan terpadat adalah Kecamatan Gianyar sesuai hasil Susenas 2005 menunjukan kecamatan terpadat adalah Kecamatan Gianyar (1,872 km²) dan kecamatan paling rendah tingkat kepadatannya adalah Kecamatan Tegallalang (777 km²). Kepadatan penduduk di Kabupaten Gianyar cukup tinggi dilihat dari tingkat hunian setiap kilometernya. Gianyar memiliki penduduk terdapat nomor tiga setelah Kota Denpasar dan Kabupaten Badang, di mana jumlah penduduknya mencapai 420,395 jiwa dengan luas wilayah 368 km² Sehingga kepadatan penduduknya mencapai 1.167 per-kilometer persegi. Adapun kecamatan yang tingkat kepadatannya di atas rata-rata kabupaten yaitu kecamatan Sukawati, Gianyar dan Ubud dan 4 (empat) kecamatan lainnya berada di bawah rata-rata kabupaten. Sesuai hasil Susenas tahun 2005 jumlah penduduk Gianyar sebesar 429.315 jiwa dengan luas wilayah 368 Km2, sehingga kepadatan penduduk pada tahun 2000 sebesar 1.068. Data selengkapnya seperti tabel 2.
C. Angka Kematian
Pertambahan Penduduk yang diakibatkan oleh factor kematian pada umumnya sangat kecil pengaruhnya hal ini disebabkan oleh derajat kesehatannya yang sudah membaik, disamping itu juga disebabkan oleh tingkat harapan hidup semakin naik pula.
Angka kematian bayi di Kabupaten Gianyar dalam periode tahun 2000, 2001, 2002, 2003, 2004 dan 2005 terus mengalami penurunan yaitu 9,04 per seribu kelahiran pada tahun 2000 menurun menjadi 8.00 per seribu kelahiran pada tahun 2001, pada tahun 2002 menurun lagi menjadi 7,4 per seribu kelahiran, dan pada tahun 2005 menurun menjadi 6,5 per seribu kelahiran.
Hal ini disebabkan karena derajat kesehatan ibu dan anak yang dilahirkan semakin membaik, disamping juga disebabkan oleh tenaga dan prasarana dan sarana penunjang dibidang kesehatan semakin baik dengan didukung oleh majunya tingkat teknologi.









