<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Website Pemerintah Kabupaten Gianyarpurnama</title>
	<atom:link href="http://www.gianyarkab.go.id/author/purnama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.gianyarkab.go.id</link>
	<description>Situs resmi Pemkab Gianyar, Bali</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 11:41:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Orgil Diamankan, Anak Kecil diantar pulang</title>
		<link>http://www.gianyarkab.go.id/orgil-diamankan-anak-kecil-diantar-pulang/</link>
		<comments>http://www.gianyarkab.go.id/orgil-diamankan-anak-kecil-diantar-pulang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 11:41:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>purnama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gianyarkab.go.id/?p=4141</guid>
		<description><![CDATA[Satpol PP Kabupaten Gianyar mengamankan orang gila dengan nama Ni putri Ayu (59), warga Desa Kaburi Kabupaten Karangasem di depan gedung DPRD Kabupaten Gianyar, jalan Manik Gianyar,  karena mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Pada saat diamankan yang bresangkutan sedang dalam keadaan telanjang bulat. Ni Putri Ayu diamakan ke Kantor Satpol PP Kabupaten Gianyar untuk dikenakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Satpol PP Kabupaten Gianyar mengamankan orang gila dengan nama Ni putri Ayu (59), warga Desa Kaburi Kabupaten Karangasem di depan gedung DPRD Kabupaten Gianyar, jalan Manik Gianyar,  karena mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Pada saat diamankan yang bresangkutan sedang dalam keadaan telanjang bulat. Ni Putri Ayu diamakan ke Kantor Satpol PP Kabupaten Gianyar untuk dikenakan pakaian dan langsung diserahkan ke Kantor Dinas Sosial Kabupaten Gianyar guna mendapat penanganan lebih lanjut. Hal tersebut diungkapkan pimpinan patroli Kasi Operasional Trantip Satpol PP Kabupaten Gianyar, I Gede Daging, SSTP.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Menurut I Gede Daging tindakan tersebut guna menegakkan perda no 12 tahun 1992 tentang kebersihan dan ketertiban umum, terlebih Ni Putri Ayu mengganggu keamanan dan ketertiban serta kenyamanan orang lain karena dirinya tidak berpakaian. Tentu saja dengan penampilan mereka yang seperti itu mengurangi keindahan kota.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kemudian saat melakukan patroli lanjutan Satpol PP menemukan seorang anak kecil Raihan, 8 tahun, Islam, murid kelas 3 Madrasah Yapenatim, menangis di perempatan lampu merah Bitera Gianyar. Ketika ditanya ternyata Raihan takut karena dirinya di turunkan secara paksa oleh okmun supir angkot ketika menumpang angkot menuju rumahnya di wilayah Sakah Batuan sepulangnya dari sekolah. Menurut pengakuan Raihan dirinya diturunkan dengan alasan hanya dia satu-satunya penumpang, sehingga supir tidak mau mengantarkan. Kontan saja anak kecil tersebut menangis karena bingung dan takut dan pada saat itulah di lihat oleh Satpol PP Kabupaten Gianyar. Raihan akhirnya di bawa ke Kantor Sat pol PP untuk ditenangkan dan kemudian diantarkan pulang sampai ke rumahnya.(Humas Gianyar)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gianyarkab.go.id/orgil-diamankan-anak-kecil-diantar-pulang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>K3S Kabupaten Gianyar Peduli Penderita GBS</title>
		<link>http://www.gianyarkab.go.id/k3s-kabupaten-gianyar-peduli-penderita-gbs/</link>
		<comments>http://www.gianyarkab.go.id/k3s-kabupaten-gianyar-peduli-penderita-gbs/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 00:46:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>purnama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gianyarkab.go.id/?p=4138</guid>
		<description><![CDATA[Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten   Gianyar, Ny. Tjokorda Istri Putri Hariani R (istri Bupati Gianyar) memberikan bantuan kepada penderita Guliian Barre Syndrome (GBS), Dewa Ayu Yulia Widiantari , di Br. Triwansa, Kelurahan Bitera (17/1). Penyakit GBS kini tak hanya menyerang orang dewasa, namun juga anak-anak seperti Dewa Ayu Yulia.  Hingga kini, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten   Gianyar, Ny. Tjokorda Istri Putri Hariani R (istri Bupati Gianyar) memberikan bantuan kepada penderita Guliian Barre Syndrome (GBS), Dewa Ayu Yulia Widiantari , di Br. Triwansa, Kelurahan Bitera (17/1). Penyakit GBS kini tak hanya menyerang orang dewasa, namun juga anak-anak seperti Dewa Ayu Yulia.  Hingga kini, sejumlah ahli medis di dunia belum menemukan penyebab pasti dari penyakit GBS yang dapat mengakibatkan kelumpuhan bahkan gagal nafas dalam jangka waktu cukup lama.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tjok Putri sangat terenyuh mendengar penjelasan dari orang tua Dewa Ayu Yulia, Dewa Gede Bawa dan Desak Made Rai Ariani mengenai asal mula anaknya menderita GBS. Terlebih sang ibu tidak kuasa menahan tangis setiap menjelaskan penyakit yang diderita anaknya. Dewa Ayu Yulia juga menangis dan terus menyembunyikan wajahnya di pelukan sang nenek saat di jenguk oleh Tjok Putri beserta rombongan K3S karena dirinya merasa malu dengan kondisi tubuhnya yang tidak bisa berjalan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dewa Ayu merupakan sulung dari 2 bersaudara yang kini berusia 8 tahun, menurut Dewa Bawa, Awal mula anaknya menderita penyakit ini tanggal 12 September 2011. Dewa Ayu suhu badannya meningkat dan mengeluhkan kakinya kesemutan seperti ditusuk-tusuk, lalu segera dilarikan ke  RSUD Sanjiwani dan diagnosa sementara menderita GBS, kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah dan langsung masuk ICU selama 7 hari kemudian dirawat kamar selama 2 minggu. Saat ini anaknya masih dalam rawat jalan dan menjalani fisioterapi tiap minggunya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Desak Rai (ibu) merasa sangat takut dan khawatir jika kelumpuhan ini berlangsung selamanya, banyak yang sangat ia khawatirkan. Terlebih saat ini dirinya sedang mengandung anak ke-3. Anaknya saat ini secara psikologis mengalami drop, ia malu jika bertemu orang karena lumpuh apalagi kalau dia memakai kursi roda. Namun Dewa Ayu masih semangat sekolah meskipun kondisinya masih lumpuh dengan cara digendong. “Dewa Ayu tidak mau memakai kursi roda karena malu, labih baik ia digendong ke sekolah di SDN 1 Bitera”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Desak Rai sangat berterimakasih dengan bantuan yang diberikan K3S, bantuan ini sangat berguna untuk kelanjutan biaya terapi dan berobat jalan untuk putrinya. Dirinya juga mohon doa dari Tjok Putri dan K3S untuk kesembuhan putrinya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Menurut Tjok Putri kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, disamping merupakan kegiatan K3S bersama Pemerintah Kabupaten Gianyar untuk menanggulangi masalah-masalah sosial yang berada di Kabupaten Gianyar. K3S berupaya turun kelapangan dan mendata setiap masalah-masalah sosial yang ada seperti yang dialami oleh Dewa Ayu Yulia dan memberikan bantuan dana guna meringankan beban mereka.(Humas Gianyar)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gianyarkab.go.id/k3s-kabupaten-gianyar-peduli-penderita-gbs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ORARI Sebagai Media Informasi Publik</title>
		<link>http://www.gianyarkab.go.id/orari-sebagai-media-informasi-publik/</link>
		<comments>http://www.gianyarkab.go.id/orari-sebagai-media-informasi-publik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 14:10:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>purnama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gianyarkab.go.id/?p=4128</guid>
		<description><![CDATA[Untuk Antisipasi ancaman berbagai bencana alam Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Gianyar diminta ikut terlibat sebagai penyedia informasi kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Gianyar, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati ketika ditemui pengurus ORARI Lokal Gianyar periode 2011 – 2014 di Rumah Jabatan Bupati Gianyar (12/1).
Cok Ace menambahkan anggota persatuan radio amatir yang tersebar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.gianyarkab.go.id/wp-content/uploads/2012/01/IMG_1447.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4131" title="IMG_1447" src="http://www.gianyarkab.go.id/wp-content/uploads/2012/01/IMG_1447-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Untuk Antisipasi ancaman berbagai bencana alam Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Gianyar diminta ikut terlibat sebagai penyedia informasi kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Gianyar, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati ketika ditemui pengurus ORARI Lokal Gianyar periode 2011 – 2014 di Rumah Jabatan Bupati Gianyar (12/1).<br />
Cok Ace menambahkan anggota persatuan radio amatir yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Gianyar dapat menjadi suatu potensi dalam menyebarluaskan informasi secara cepat terkait kejadian bencana maupun kondisi darurat lainnya. Bupati juga Mengajak seluruh jajaran Orari untuk ikut menjaga persatuan dan kesatuan serta menjadikan Organissi Orari sebagai bagaian dari hal yang positif serta menumbuhkan rasa persaudaraan dengan mengutamakan misi sosial untuk  menerapkan program nyata, karena  Orari merupakan bagian dari media komunikasi.<br />
Ketua ORARI Lokal Gianyar, Cok Gde Agusnawa menyampaikan ORARI Lokal Gianyar memiliki puluhan anggota yang tersebar di seluruh wilayah Gianyar dengan dua orang koordinator di tiap kecamatan. Dalam menjalankan misi sosialnya ORARI memiliki pembagian kelompok lebih kecil yang kini sebagian kurang aktif. Sehingga untuk menunjang kegiatan ORARI kedepannya pengurus telah mencanangkan program pengaktifan kembali kelompok tersebut.(Humas Gianyar)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gianyarkab.go.id/orari-sebagai-media-informasi-publik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>405 kasus HIV di Kabupaten Gianyar</title>
		<link>http://www.gianyarkab.go.id/405-kasus-hiv-di-kabupaten-gianyar/</link>
		<comments>http://www.gianyarkab.go.id/405-kasus-hiv-di-kabupaten-gianyar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 03:50:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>purnama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gianyarkab.go.id/?p=4126</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini Kabupaten Gianyar naik peringkat dalam kasus HIV/AIDS di Provinsi Bali, sebelumnya Kabupaten Gianyar menduduki peringkat 5 namun tahun 2012 meningkat menjadi peringkat 4. Berdasarkan data Kasus HIV/AIDS, dalam 1 tahun penderita HIV/AIDS di Kabupaten Gianyar meningkat hingga 2 kali lipat lebih (130%). Tahun 2010 di Kabupaten Gianyar ditemukan 181 kasus dengan 23 kematian, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Saat ini Kabupaten Gianyar naik peringkat dalam kasus HIV/AIDS di Provinsi Bali, sebelumnya Kabupaten Gianyar menduduki peringkat 5 namun tahun 2012 meningkat menjadi peringkat 4. Berdasarkan data Kasus HIV/AIDS, dalam 1 tahun penderita HIV/AIDS di Kabupaten Gianyar meningkat hingga 2 kali lipat lebih (130%). Tahun 2010 di Kabupaten Gianyar ditemukan 181 kasus dengan 23 kematian, meningkat di tahun 2011 menjadi 405 kasus dengan 30 kematian. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Gianyar, I Dewa Oka Sedana pada Rapat Konsultasi Tim Advokasi Penanggulangan AIDS Provinsi Bali di Kabupaten Gianyar. Rapat tersebut diselenggarakan di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar (11/1/12). Rapat dihadiri oleh Wakil Bupati Gianyar yang juga merupakan Ketua KPA Kabupaten Gianyar, Wakapolres Gianyar, Ketua Tim Advokasi Penanggulangan AIDS Provinsi Bali, Ketua MMDP Kabupaten Gianyar dan para pejabat terkait di Lingkungan Kabupaten Gianyar.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Lebih lanjut menurut Dewa Sedana, berdasarkan golongan umur, kasus HIV/AIDS di Kabupaten Gianyar terbanyak diderita oleh usia remaja produktif 20-29 tahun (44,51%), 30-39 tahun (35,08%) dan 40-49 tahun (11,34%). Menurutnya ada lima cara pencegahan HIV/AIDS yang dikenal dengan istilah ABCDE yakni; <strong>A</strong>yo puasa Seks, <strong>B</strong>e Faithfull (setia dengan pasangan), <strong>C</strong>egah dengan kondom, <strong>D</strong>rug (say no to <strong>D</strong>rugs) dan <strong>E</strong>dukasi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dewa Sedana menjabarkan Upaya yang dapat dilakukan bagi penderita HIV/AIDS, yakni; berperilaku hidup sehat, memberikan dukungan moril, pengobatan infeksi oportunistik (TBC, Kanker, Hepatitis) dan pengobatan Anti Retro Virus (ARV). Ditambahkan, saat ini Kabupaten Gianyar telah memiliki Klinik VCT, layanan PMTCT dan Harm Reduction. Selain itu dalam rangka pencegahan juga disekolah-sekolah dikembangkan KSPAN dan pembentukan pokja AIDS di tingkat kecamatan dan desa serta pembentukan Kader Desa Peduli AIDS (KDPA) di masing-masing Desa Pekraman.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Wakil Bupati Gianyar, Dewa Made Sutanaya dalam sambutannya menyatakan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan AIDS di Kabupaten Gianyar, pemerintah malalui KPA Kabupaten Gianyar berkoordinasi dengan SKPD terkait melaksanakan program dan kegiatan yang nyata menyentuh langsung pada sasaran yang terkonsentrasi pada; Kampanye/ penyuluhan penyadaran pemahaman terhadap HIV/AIDS kepada masyarakat, pemuda, siswa dan tenaga kerja untuk mengurangi stigma dan diskriminasi, Mengefektifkan pelayanan klinik VCT di RSUD Sanjiwani Gianyar dan Klinik Harm Reduction di Puskesmas Ubud II, Penggunaan kondom pada kelompok populasi kunci dan meluaskan jangkauan informasi dengan membentuk jaringan pokja penanggulangan AIDS tingkat desa, KSPAN dan KDPA di semua Desa Pekraman.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Lebih lanjut Dewa Made Sutanaya menjelaskan dalam upaya penanggulangan AIDS masih mengalami hambatan seperti; belum seluruh masyarakat terjangkau informasi AIDS yang berakibat pada tingginya stigma dan diskriminasi, pelibatan populasi  kunci belum maksimal, kurangnya tenaga penjangkauan dan pendampingan ODHA serta pemakaian kondom pada populasi kunci masih rendah. Untuk diupayakan untuk tahun-tahun kedepan dengan memfokuskan pada penyuluhan dan penyadaran keseluruh komponen masyarakat, mengefektifkan klinik VCT dengan menambah 2 klinik VCT menjadi 4 klinik VCT dan menambah tenaga konselor HIV dan VCT di semua puskesmas.(Humas Gianyar)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gianyarkab.go.id/405-kasus-hiv-di-kabupaten-gianyar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Satpol. PP Gianyar Kembali Sidak</title>
		<link>http://www.gianyarkab.go.id/satpol-pp-gianyar-kembali-sidak/</link>
		<comments>http://www.gianyarkab.go.id/satpol-pp-gianyar-kembali-sidak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 03:48:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>purnama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gianyarkab.go.id/satpol-pp-gianyar-kembali-sidak/</guid>
		<description><![CDATA[Sidak yang dilakukan pada Rabu (11/1/12) kemarin dipimpin oleh Kasi Operasional dan Trantib I Gede Daging, SSTP dengan melibatkan 10 orang personil Satpol PP. Dari sidak tersebut ditemukan terjadi pelanggaran di sebelah barat Obyek Wisata Goa Gajah, Kec. Blahbatuh Kab. Gianyar, dimana petugas menangkap basah seorang pelanggar An. Ida Bagus Alit Yuliantara, dari Jalan Banyusari, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sidak yang dilakukan pada Rabu (11/1/12) kemarin dipimpin oleh Kasi Operasional dan Trantib I Gede Daging, SSTP dengan melibatkan 10 orang personil Satpol PP. Dari sidak tersebut ditemukan terjadi pelanggaran di sebelah barat Obyek Wisata Goa Gajah, Kec. Blahbatuh Kab. Gianyar, dimana petugas menangkap basah seorang pelanggar An. Ida Bagus Alit Yuliantara, dari Jalan Banyusari, G. III / 17 Denpasar yang membuang puing-puing bangunan di pinggir jalan sebelah barat kawasan Wisata Purbakala Goa Gajah, dengan membawa mobil Pick Up. dengan No. pol DK 9927 B. Selanjutnya pelanggar beserta mobilnya serta 3 orang buruh di giring ke Kantor Sat.Pol.PP Kab. Gianyar guna diperiksa oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil terkait dengan pelanggaran yang dilakukannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sidak hari itu juga menemukan pelanggaran di Jalan Baypass Darma Giri Buruan, dimana ditemukan 2 orang pemulung sedang menjemur kardus di sepanjang Jln. Baypass Darma Giri Buruan. Pelanggar beserta seluruh barangnya di giring ke Kantor Sat.Pol.PP Kab. Gianyar guna diperiksa oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil terkait dengan pelanggaran yang dilakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sidak yang dilakukan oleh Satpol PP ini merupakan  Penegakan Perda No.12 Tahun 1992 tentang Kebersihan dan Ketertiban Umum. Kasi Operasional dan Trantib I Gede Daging, SSTP seijin Kasat Pol.PP Kab. Gianyar Drs. Wayan Kujus Pawitra, S.Sos. MAP menyatakan bahwa Sat.Pol.PP Kab. Gianyar telah melakukan pengawasan langsung terhadap lokasi pembuangan puing-puing bangunan di sebelah barat Goa Gajah kurang lebih 3 bulan. Kawasan seputar Goa Gajah  merupakan kawasan pendukung Pariwisata Purbakala , sehingga merupakan kewajiban kita semua sebagai masyarakat Gianyar untuk ikut menjaga kelestariannya. “Kami kesal dengan ulah pelanggar yang selalu main kucing-kucingan dengan petugas, oleh karena itu kami imbau kepada seluruh masyarakat agar jangan lagi mengotori kawasan Goa Gajah dengan puing-puing bangunan, tanah urung dan sebagainya, sehingga keasrian kawasan obyek Wisata Goa Gajah sebagai salah satu kawasan Unggulan Pariwisata di Kabupaten Gianyar dapat terjaga. Kami tidak akan segan-segan melakukan tindakan Hukum lebih lanjut terhadap para pelanggar Perda dan Keputusan Bupati yang berlaku di Wilayah Kabupaten Gianyar,” Tutup Daging.(Humas Gianyar)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gianyarkab.go.id/satpol-pp-gianyar-kembali-sidak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.336 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-02-06 18:25:38 -->

